![]() |
| Lim Tie Yong, pengurus Vihara Vaticca Sampuppada bersama anggota di vihara saat sedang membersihkan patung-patung menjelang Imlek. Tradisi itu disebut dengan Ritual Kimsin. (Syahriani Siregar) |
Penulis: Syahriani Siregar
Editor: Ridho Panji Pradana
Ritual Kimsin menjadi tradisi masyarakat Tionghoa dalam menyambut Tahun Baru Imlek. Ritual membersihkan atau menyucikan dewa dan dewi yang ada di tempat ibadah atau klenteng. Ritual Kimsin terlihat di Vihara Vaticca Samuppada.
PONTIANAK - Vihara Vaticca Samuppada tampak sibuk saat siang hari pada Minggu 4 Februari 2024. Klenteng yang berada di Jalan WR Supratman ini sedang sibuk menyambut Tahun Baru Imlek 2576.
Pengurus dan anggota vihara tampak mondar mandir membersihkan tempat ibadah yang berada di tegah kota Pontianak ini.
Di teras vihara terlihat beberapa orang memasang lampion, menghidupkan lilin, mendekor vihara dan mengecat patung. Sementara di dalam vihara, terlihat empat membersihkan patung.
Ada yang memanjat untuk menurunkan patung dan ada yang menggosok patung dewa-dewi dengan sikat dan cairan khusus. Tradisi membersihkan patung ini dinamakan Ritual Kimsin.
Beberapa patung yang sudah dibersihkan juga tampak dibariskan di meja yang sudah disiapkan. Ada banyak patung dengan berbagai rupa dan ukuran, ada yang besar dan ada yang kuning.
![]() |
| Pengurus Vihara Vaticca Sampuppada saat sedang membersihkan patung-patung menjelang Imlek. Tradisi itu disebut
dengan Ritual Kimsin. (Syahriani Siregar) |
“Hari biasa tak boleh dibersihkan, digerakkan juga tidak boleh karena patung masih berisi dan ada dewa di dalam patung. Kemarin dewanya sudah naik ke atas jadi sekarang sudah bisa dibersihkan,” ujar Lim Tie Yong.
Prosesi menyucikan patung tersebut dilaksanakan dengan perlakuan khusus. tidak hanya menggunakan air hangat dan bunga, tapi alat-alat khusus lainnya, seperti kuas, sikat dan lap yang harus baru.
“Dibersihkan dengan daun dan bunga kembang sepatu. Jumlah bunganya harus 12, biar heng dan rezeki lancar di tahun ini,” lanjutnya.
Tak hanya itu, orang yang terlibat dalam ritual pembersihan juga wajib mempersiapkan diri. Seperti, membuang pikiran buruk dan berniat untuk menjadi insan yang lebih baik.
Selain itu, membersihkan diri dengan mandi, keramas, serta ada yang menjadi vegetarian sebelum menjalani ritual Kimsin.
![]() |
| Racikan daun dan bunga untuk membersihkan dan menyucikan patung di Vihara Vaticca. (Syahriani Siregar) |
Menurut Lim Tie Yong, tradisi itu tak sekadar membersihkan patung dewa dan dewi dari kotoran dan debu, namun ada makna di dalamnya.
Dalam menyambut perayaan Imlek tahun 2024, Lim Tie Yong pun berharap tahun ini menjadi lebih baik dari sebelumnya. Serta, dijauhkan dari bahaya dan musibah.
“Besok vihara kami tutup untuk ibadah, selama tiga hari kami akan fokus dalam pembersihan dan penyucian. Pada malam perayaan imlek baru dibuka dan digunakan lagi untuk sembahyang,” tutupnya.



Komentar
Posting Komentar